SPIRIT, FRESH, AND FUNNY STYLE

CINTA INI MEMBUNUHKU

Jadi teringat judul lagunya D’masiv ketika saya mulai menulis judul ini. (tidak bermaksud promo ♫♫♫ ) Eh.. tapi ada benarnya lho…, karena saya pernah mengalami hal seperti ini. Cinta yang membunuh… hii… ngeri pastinya. Untungnya kita belum punya Undang-Undang cinta hehe.. J J hmm… memang terkadang cinta datang begitu indah bahkan sangat indah. Semua bisa disulap jadi indah oleh cinta. Si malas mandi jadi rajin sampai make up nya sekalian, si penakut jadi pemberani, si minder jadi si PeDe semua karena cinta. Yang paling indah sih cinta yang berakhir di pelaminan ahahay….

Tapi dibalik itu ada juga cinta yang bikin nelangsa… cinta yang adanya ingin segera disingkirkan. Yah.. itu adalah selemah-lemahnya cinta yaitu cinta pada manusia. Ketika saya menyukai seseorang, saya akan menganggap orang yang saya sukai tadi adalah yang paling keren, ideal dan TOP. Tapi dibalik hati kecil ini, saya selalu bertanya-tanya “apa iya dia jodoh saya?” bukannya saya malas membina hubungan tapi hanya tak ingin memikirkan hal yang tak seharusnya dipikirkan saja. Karena nanti cinta itu hanya akan membunuh waktu produktif saya yang bisa saya gunakan menulis dan beraktifitas menjadi waktu yang terbuang sia-sia karena melamun, membunuh rasionalisme saya karena alas an cinta padanya, membunuh kebribadian asli saya menjadi pribadi budak cinta de el el. Haduwh haduwh… tak bisa di tulis lagi deh kejahatan cinta dalam diri saya ini… bahkan yang paling kejam adalah membunuh cinta saya pada Tuhan… “na’udzubillah jangan sampai ya Allah..”.

Memang ketika cinta pada manusia belum disertai keseriusan untuk menyempurnakan separoh agama akan menjadi cinta yang tarik ulur bak layangan. Kemungkinannya ada dua, kau akan terbang tinggi dengan indah di langit atau kau akan putus karena angina kencang yang menerpamu. Ketika sekarang kau begitu berharap bisa saja esok, nanti atau dalam hitungan menit harapanmu akan hancur. Dari sini saya sadar “Tuhan masih ingin saya jadi miliknya, tuhan masih cemburu pada saya jika saya mencintai orang (hambaNYA)”. Terimakasih tuhan….. :) :)

HOBY BARUKU

Ada perubahan besar pada diriku akhir-akhir ini, tak tahu apa alasannya tapi aku merasa mempunyai semangat membara untuk terus menorehkan tinta ini pada kertas ataupun computer. Yah semangat yang baru, bagus dan tak akan aku biarkan padam. Aku yang dulu malas sekali untuk menuangkan inspirasi dan ide dalam sebuah media entah kenapa sekarang jadi menggilainya. Mungkin salah satunya dari factor pergaulanku juga kali…

Dulu aku berkumpul dengan orang – orang penuh semangat berprestai namun menurutku belum tertoteh dalam sejarah karena waktu berlalu tanpa ada bukti keberadaan kita. Aku ingat perkataan rector UIN MALIKI MALANG , beliau pernah berkata saat ada stadium general di kampus hijauku begini katanya “ kalau kalian mau mempunyai bukti bahwa kalaian ada pada saat, tanggal, dan hari ini.. maka hasilkanlah sesuatu karya dari diri kalian. Karena sejarah akan mencatat keberadaan kalian”. Yah kurang lebih begitu.. dari situ aku masih lama merenung, bisa tidak ya aku menulis, seribu pertanyaan juga membombardirku “apa yang akan aku tulis?” de el el.

Tapi, pertanyaan itu terhapus dengan bertemunya aku dengan teman-teman pameran buku. Sebut saja mbak dini, dialah yang sangat banyak menginspirasiku untuk menulis. Awalnya aku kira dia hanya professional di bidang management kantor pameran, ternya aku sangat kagum bukan hanya pada dia saja, semua teman-teman pameran pevinta ilmu itu suka menulis. Wow….!! Aku kaget boy… baru pertama aku bertemu dengan komunitas pecinta ilmu dan suka menulis.

Awalnya aku ragu apa bisa aku mengikuti mereka yang sepertinya sudah ahli menulis bahkan bukan hanya di Facebook, tapi dalam media massa juga. Aku perhatikan tulisan-tulisan mereka, aku amati.. ternyata tidak harus menulis itu dengan sesuatu yang susah dipahami. Tapi aku lebih melihat ke kreatifan dan semangat menulis apa saja yang mereka alami. Itu keren boy….

Dalam kereta, mobil, sedang sedih, senang, be-te , bahagia…mereka bisa menulis. Dan bagiku itu keren… mbak dini dan teman-teman nya benar-benar menginspirasiku untuk mulai cinta pada menulis apapun itu. Saya ingat kata dosenku “ tulislah apa saja yang ada dalam otakmu, jangan pedulikan itu salah atau benar” karena aku tahu, ide tidak muncul dua kali..

Wah…benar sekalai kata Rasulullah kita, “siapa yang berteman dengan penjual minyak wangi, maka ia akan terkena bau wanginya…” kini aku semakin semangat berkarya!!!semangat dan trimakasih mbak dhini, teman-teman semua.

semua berawal dari cinta, cintaku pada membaca membuatku banyak berfikir untuk menulis. susah memang mengawalinya tapi kalau sudah senang , aku yakin pasti akan ketagihan :p trust me. Sekarang memang banyak orang yang bisa berbicara dengan baik dan lancer berteori tapi belum tentu dia bisa menulisnya, menuangkannya dalam kertas putih yang anggun. Semua butuh proses, proses dari tidak tahu menjadi tahu, dari buruk menjadi baik dan baik menjadi sangat baik. Tinggal kita selanjutnya yang mengasah ok!!

Dulu sekali aku mencampakkanmu

Dulu juga ku tak mau kenal kamu

Karena dulu bagiku kamu hanyalah seonggok kertas kumal dan kuyu

Penampilanmu tak menarik

Yah biasa saja….

Sekarang aku menyesal telah sempat membencimu

Aku tahu betapa bodohnya aku karena tak mau kenal kamu

Sekarang aku begitu menyukaimu lebih dari temanku

Sekarang kamu begitu berharga untukku

Tak kan kubiarkan seseorang melukaimu bahkan merusakmu

Kamu tempat gudang ilmu

Kamu bisa membuat si miskin menjadi kaya

Si bodoh menjadi pintar

Si pesimis menjadi optimis

Kau tak memakai mantra atau pun guna-guna

Hanya butuh minat membaca saja kau bisa menyulapnya

Esok, aku berjanji tak akan mencampakkanmu lagi

Esok, aku akan merawatnu dengan tulus

Bahkan kau selalu ada di onakku

Wahai pecinta ilmu……………….

Banyak orang yang hidup dengan penuh keluh kesah di zaman sekarang ini. Sebut saja aku, mungkin tiada hari tanpa berkeluh kesah. Mulai dari hal-hal sepele seh…contoh, “huh…sms kog ga’ di bales-bales…”, “aduh…gini aja gak selesai-selesai!!”, “gimana seh kamu, harusnya kan gini, bukan gitu…” de el el dah…tuh baru contoh yang kecil. Yang ge-de kaya gini neh…”tuhan….. aku tahu Engkau mendengarkan hambamu ini, tapi, kog masih kaya gini aja ya…” waduhh… tuhan aja sampai kena protes….”ups..” maaf.

Nah itu tadi contoh kecil dari problem manusia jaman sekarang. Maka dari itu, menurut undang-undang hati, kita perlu mencurahkan isi kepala dan perut (hehe) kepada orang lain yang sekiranya bisa membantu kita mendapat solusi alias “CURHAT”. Tapi gimana ya, terkadang ada dua tipe orang curhat neh…

1. curhat tok gak usah dikomentarin,,

2. curhat trus minta di ceramahin solusi

So,,,, pilih yang mana hayo??? :)

Terkadang pilihan kita seperti puzzle setan yang tak bisa dipecahkan sendiri. So, curhat seh boleh-boleh aja asal tempatnya bener ups orangnya maksudku, :) :) …  tapi ada juga neh yang ekstrim di kantorku (jiahhh) ada fatwa “curhat is haram” loh kog bisa ya?? Tau neh… gara-gara nya aku punya temen lagi gak bener semua. Lagi dirundung banyak problem dan majalah-majalah (baca: masalah, gaul gitu loh) ada yang diem ntah itu dia sengsara sendiri atau udah dapet solusi tanpa bantuan orang lain, cukuplah tuhan dan aku aja yang tau..huhuhu keren!! Ada juga yang koar-koar gak jelas, ketemu siapa aja langsung berfatwa tanpa henti, ya kalau yang disuruh dengerin respek, lo kagak ya derita loe… pokoknya lagi “uakeh banget” yang lagi butuh saluran pembuangan limbah hati dan uneg-unegnya. Eit, tapi ada juga yang karena gengsi, tengsin to apalah namanya, separah mungkin tiap ada masalah tapi gak pernah cerita sama orang lain (saluuuutt) eh pas udah meledak semua temennya kena ceperannya dahh (kaluuuuuuuttt)..”kalo ceperan uang kagak papa seh”

Yah, namanya juga orang hidup selalu ada problem. Yang jelas, mau kita, aku, kamu curhat asal bisa mengurangi beban dan kepada orang yang dipercaya why not gitu loh…..so hidup curhat!! (lebay abiss mode on !! :) )

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.